Saturday, May 08, 2004
pelabuhanku


Kenapa tak pernah kau tambatkan.
perahumu di satu dermaga?
Padahal kulihat, bukan hanya satu.
pelabuhan tenang yang mau menerima.
kehadiran kapalmu!

Kalau dulu memang pernah ada.
satu pelabuhan kecil, yang kemudian.
harus kau lupakan,
mengapa tak kau cari pelabuhan lain,
yang akan memberikan rasa damai yang lebih?

Seandainya kau mau,
buka tirai di sanubarimu, dan kau akan tahu,
pelabuhan mana yang ingin kau singgahi untuk selamanya,
hingga pelabuhan itu jadi rumahmu,
rumah dan pelabuhan hatimu.


Gibran says...


"Jangan dikira cinta datang dari keakraban yang lama
dan karena pendekatan yang tekun. Cinta adalah
kecocokan jiwa dan jika itu tidak pernah ada, cinta
tak akan pernah tercipta dalam hitungan tahun bahkan
abad"

-GIBRANISME-



Rumi says...


Dimanapun engkau,
Dan dalam keadaan apapun,
Berusahalah dengan sungguh-sungguh
Tuk menjadi seorang pencinta

Tatkala cinta benar-benar tiba
Dan menyelimutimu
Maka selamanya kau akan menjadi seorang pencinta
.

(Jalaludin RUMI)


CINTA !

Cinta Berpijak pada Perasaan Sekaligus Akal Sehat.


Miskonsepsi pertama yang ditentang Bowman adalah manusia jatuh cinta dengan menggunakan    perasaan belaka. Betul, kita jatuh cinta dengan hati. Tapi agar tidak menimbulkan kekacauan di kemudian hari, kita diharapkan untuk juga menggunakan akal sehat.

Bohong besar kalau kita bisa jatuh cinta dengan begitu saja tanpa bisa mengelak. Yang sesungguhnya terjadi, proses jatuh cinta dipengaruhi tradisi, kebiasaan, standar, gagasan, dan ideal kelompok dari  mana kita berasal.

Bohong besar pula kalau kita merasa boleh berbuat apa saja saat jatuh cinta, dan tidak bisa dimintai pertanggunganjawab bila perbuatan-perbuatan impulsif
itu berakibat buruk suatu ketika nanti. Kehilangan perspektif bukanlah pertanda kita jatuh cinta, melainkan sinyal kebodohan.

Cinta membutuhkan proses !!! Bowman juga menolak anggapan cinta bisa berasal dari pandangan pertama. Cinta itu tumbuh dan berkembang dan merupakan emosi
yang kompleks, katanya. Untuk tumbuh dan berkembang, cinta membutuhkan waktu.

Jadi memang tidak mungkin kita mencintai seseorang yang tidak ketahuan asal-usulnya dengan begitu saja. Cinta tidak pernah menyerang tiba-tiba, tidak juga jatuh dari langit. Cinta datang hanya ketika dua individu telah berhasil melakukan orientasi ulang terhadap hidup dan memutuskan untuk memilih orang  lain sebagai titik fokus baru.

Yang mungkin terjadi dalam fenomena cinta pada pandangan pertama adalah pasangan terserang perasaan saling tertarik yang sangat kuat-bahkan sampai tergila-gila. Kemudian perasaan kompulsif itu berkembang jadi cinta tanpa menempuh masa jeda.

Dalam kasus cinta pada pandangan pertama, banyak orang tidak benar-benar mencintai pasangannya, melainkan jatuh cinta pada konsep cinta itu sendiri.
Sebaliknya dengan orang yang benar-benar mencinta. Mereka mencintai pasangan sebagai persolinatas yang utuh.

Cinta tidak menguasai dan mengalah, tapi berbagi. Bukan cinta namanya bila kita berkehendak mengontrol pasangan. Juga bukan cinta bila kita bersedia mengalah demi kepuasan kekasih. Orang yang mencinta tidak menganggap kekasih sebagai atasan atau bawahan, tapi sebagai pasangan untuk berbagi, juga untuk mengidentifikasi diri.

Bila kita berkeinginan menguasai kekasih (membatasi pergaulannya,melarangnya beraktivitas positif, mengatur seleranya berbusana) atau melulu mengalah (tidak protes bila kekasih berbuat buruk, tidak keberatan dinomorsekiankan), berarti kita belum siap memberi dan menerima cinta.

Cinta itu konstruktif.
Individu yang mencinta berbuat sebaik-baiknya demi kepentingan sendiri sekaligus demi (kebanggaan) pasangan. Dia berani berambisi, bermimpi konstruktif, dan merencanakan masa depan. Sebaliknya dengan yang jatuh cinta impulsif. Bukannya berpikir dan bertindak konstruktif, dia kehilangan ambisi,  nafsu makan, dan minat terhadap masalahsehari-hari. Yang dipikirkan hanya kesengsaraan pribadi.  Impiannya pun tak mungkin tercapai. Bahkan impian itu bisa menjadi subsitusi kenyataan.

Cinta tidak melenyapkan semua masalah.
Penganut faham romantik percaya cinta bisa mengatasi masalah. Seakan-akan cinta itu obat bagi segala  penyakit (panacea). Kemiskinan dan banyak problem lain diyakini bisa diatasi dengan berbekal cinta belaka. Faktanya, cinta tidaklah seajaib itu. Cinta hanya bisa membuat sepasang kekasih berani menghadapi masalah. Permasalahan seberat apapun mungkin didekati dengan jernih agar bisa dicarikan  jalan keluar. Orang yang tengah mabuk kepayang-berarti tidak benar-benar mencinta-cenderung membutakan mata saat tercegat masalah. Alih-alih bertindak dengan akal sehat, dia mengenyampingkan problem.

Cinta cenderung konstan.
Ya, cinta itu bergerak konstan. Maka kita patut curiga bila grafik perasaan kita pada kekasih turun naik sangat tajam. Kalau saat jauh kita merasa kekasih lebih hebat dibanding saat bersama, itu pertanda kita mengidealisasikannya, bukan melihatnya secara realistis. Lantas saat kembali bersama, kita memandang  kekasih dengan lebih kritis dan hilanglah segala bayangan hebat itu. Sebaliknya berhati-hatilah bila kita  merasa kekasih hebat saat kita berdekatan dengannya dan tidak lagi merasakan hal yang sama saat dia  jauh. Hal sedemikian menandakan kita terkecoh oleh daya tarik fisik. Cinta terhitung sehat bila saat dekat dan jauh dari pasangan, kita menyukainya dalam kadar sebanding.

Cinta tidak bertumpu pada daya tarik fisik.
Dalam hubungan cinta, daya tarik fisik penting. Tapi bahaya bila kita menyukai kekasih hanya sebatas fisik dan membencinya untuk banyak factor lainnya. Saat jatuh cinta, kita menikmati dan memberi makna penting bagi setiap kontak fisik. Kontak fisik, ketahuilah, hanya terasa menyenangkan bila kita dan pasangan saling menyukai personalitas masing-masing. Maka bukan cinta namanya, melainkan nafsu, bila kita menganggap kontak fisik hanya memberi sensasi menyenangkan tanpa makna apa-apa. Dalam cinta, afeksi terwujud belakangan saat hubungan kian dalam. Sedang nafsu menuntut pemuasan fisik sedari permulaan.

Cinta tidak buta, tapi menerima.
Cinta itu buta? Tidak sama sekali. Orang yang mencinta melihat dan menyadari sisi buruk kekasih. Karena besarnya cinta, dia berusaha menerima dan mentolerir. Tentu ada keinginan agar sisi buruk itu membaik. Namun keinginan itu haruslah didasari perhatian dan maksud baik. Tidak boleh ada kritik kasar, penolakan, kegeraman, atau rasa jijik. Nafsulah yang buta. Meski pasangan sangat buruk, orang yang menjalin hubungan dengan penuh nafsu menerima tanpa keinginan memperbaiki. Juga meninggalkan pasangan saat keinginannya terpuaskan, hanya karena pasangan punya secuil keburukan yang sangat mungkin diperbaiki.

Cinta memperhatikan kelanjutan hubungan.
Orang yang benar-benar mencinta memperhatikan perkembangan hubungan dengan kekasih. Dia menghindari segala hal yang mungkin merusak hubungan. Sebisa mungkin dia melakukan tindakan yang bisa memperkuat, mempertahankan, dan memajukan hubungan. Orang yang sedang tergila-gila mungkin saja berusaha keras menyenangkan kekasih. Namun usaha itu semata-mata dilakukan agar kekasih menerimanya, sehingga tercapailah kepuasan yang diincar. Orang yang mencinta menyenangkan pasangan untuk memperkuat hubungan.

Cinta berani melakukan hal menyakitkan.
Selain berusaha menyenangkan kekasih, orang yang sungguh-sungguh mencinta memiliki perhatian, keprihatinan, pengertian, dan keberanian untuk melakukan hal yang tidak disukai kekasih demi kebaikan. Seperti seorang ibu yang berkata tidak saat anaknya minta es krim, padahal sedang flu.



Begitulah kita semua seharusnya bersikap pada pasangan


I've learned...

I've learned...

that you cannot make someone love you

All you can do is be someone who can be loved

The rest is up to them...

 

I've learned...

that no matter how much I care, some people just don't care back.

 

I've learned...

that it takes years to build up trust, and only seconds to destroy it

 

I've learned...

that it's not what you have in your life but who you have in your life that counts

 

I've learned...

that you can get by on charm for about fifteen minutes

After that, you'd better know something

 

I've learned...

that you shouldn't compare yourself to the best others can do

 

I've learned...

that  you  can  do something in an instant that will give you heartache for life

 

I've learned...

that it's taking me a long time to become the person I want to be.

 

I've learned

that you should always leave loved ones with loving words.

It may be the last time you see them..

 

I've learned...

that you can keep going long after you can't.

 

I've learned...

that we are responsible for what we do, no matter how we feel.

 

I've learned...

that either you control your attitude or it controls you.

 

I've learned...

that regardless of how hot and steamy a relationship is at first, the passion fades and there had better be something else to take its place.

 

I've learned...

that heroes are the people who do what has to be done

when it needs to be done, regardless of the consequences.

 

I've learned...

that money is a lousy way of keeping score..

 

I've learned...

that  my  best  friend  and  I can do anything or nothing and have the best time.

 

I've learned...

that sometimes the people you expect to kick you when you're down, will be the ones to help you get back up.

 

I've learned...

that sometimes when I'm angry , I have the right to be angry, but that doesn't give me the right to be cruel.

 

I've learned...

that true friendship continues to grow, even over the longest distance. Same goes for true love?

 

I've learned...

that just because someone doesn't love you the way you want them to doesn't mean they don't love you with all they have.

 

I've learned...

that  maturity has more to do with what types of experiences you've had and what you've learned from them and less to do with how many birthdays you've celebrated.

 

I've learned...

that  you  should  never  tell  a  child,  their  dreams  are  unlikely  or outlandish. Few  things  are  more  humiliating, and what a tragedy it would be if they believed it.

 

I've learned...

that  your  family  won't  always  be there for you. It may seem funny, but people you aren't related  to can take care of you and love you and teach you to trust people again. Families aren't biological.

 

I've learned...

that  no  matter how good a friend is, they're going to hurt you every once in a while and you must forgive them for that.

 

I've learned...

that it isn't always enough to be forgiven by others.

Sometimes you are to learn to forgive yourself.

 

I've learned...

that no matter how bad your heart is broken

the world doesn't stop for your grief.

 

I've learned...

that our background and circumstances may have influenced who we are, but we are responsible for who we become.

 

I've learned...

that  just  because  two people argue, it doesn't mean they don't love each other And just because they don't argue, it doesn't mean they do.

 

I've learned...

that we don't have to change friends if we understand that friends change.

 

I've learned...

that  you  shouldn't be so eager to find out a secret. It could change your life forever.

 

I've learned...

that  two people can look at the exact same thing and see something totally different.

 

I've learned...

that no matter how you try to protect your children,

they will eventually get hurt and you will hurt in the process.

 

I've learned...

that your life can be changed in a matter of hours by people who don't even know you.

 

I've learned...

that even when you think you have no more to give,

when a friend cries out to you, you will find the strength to help.

 

I've learned...

that credentials on the wall do not make you a decent human being.

 

I've learned...

that the people you care about most in life are taken from you too soon.

 

I've learned...

that it's hard to determine where to draw the line between being  nice  and not hurting people's feelings and standing up for what you believe.


Sunday, May 09, 2004
If You're Not The One

If You're Not The One

If you're not the one then why does my soul feel glad today?
If you're not the one then why does my hand fit yours this way?
If you are not mine then why does your heart return my call
If you are not mine would I have the strength to stand at all

I never know what the future brings
But I know you are here with me now
Well make it through
And I hope you are the one I share my life with

I don't want to run away but I cant take it, I dont understand
If I'm not made for you then why does my heart tell me that I am?
Is there any way that I can stay in your arms?

If I dont need you then why am I crying on my bed?
If I dont need you then why does your name resound in my head?
If you're not for me then why does this distance maim my life?
If you're not for me then why do I dream of you as my wife?

I don't know why youre so far away
But I know that this much is true
We'll make it through
And I hope you are the one I share my life with
And I wish that you could be the one I die with
And I pray in you're the one I build my home with
I hope I love you all my life

I don't want to run away but I can't take it, I don't understand
If Im not made for you then why does my heart tell me that I am
Is there any way that I can stay in your arms?

'Cause I miss you, body and soul so strong that it takes my breath away
And I breathe you into my heart and pray for the strength to stand today
'Cause I love you, whether it's wrong or right
And though I can't be with you tonight
And know my heart is by your side

I don't want to run away but I can't take it, I don't understand
If I'm not made for you then why does my heart tell me that I am
Is there any way that I could stay in your arms .....



Penghancur Hati...


Berbahagialah dan rayakan setiap kali hati anda hancur.

Hanya saat hati anda hancur, cahaya dapat masuk.

Baru setelah anda merasakan dukanya penderitaan anda dapat tahu bagaimana orang lain menderita.

Inilah tempat anda memahami empati.

Inilah saatnya orang lain dapat melihat ke dalam mata anda, jendela jiwa dan melihat bentuk kearifan, rasa kasih dan pemurnian kembali.

Setelah merasakan kehancuran hati, anda akan menjadi lebih cantik dan menarik bagi dunia.


Posted at 10:07 am by diesel81
Comments (1)  

Thursday, September 02, 2004
Menjadi Gila...

 

Kau bertanya padaku...
bagaimana aku bisa menjadi Gila...
Aku pun tak tau...
mengapa aku menjadi Gila...
Aku dilahirkan tidak Gila...
Tapi aku ditakdirkan menjadi Gila...
Aku menari, Aku tertawa, Aku menangis dalam duniaku
Aku bebas ekspresikan diri...
Aku bebas lampiaskan nafsu...
Aku bebas berbuat semauku...
Apakah kau tau...
Aku sedih...
Sedih melihat kalian semua...
yang waras...namun berbuat lebih gila dari diriku...


Mengubur Jiwaku

 
Aku ingin mengubur jiwaku yang telah mati...
Agar aku dapat memuja ragaku yang belum mati...
Aku tersesat...dan kehilangan arah...
Karna jiwa-jiwa yang tlah menghancurkan aku...
 
Aku larut dalam kesepianku...
Aku berharap dilahirkan kembali...
masihkah ada waktu untukku...
gantikan gelap yang tumbuh dalam diriku...

 
(sebuah ekspresi di malam sepi berteman bantal guling bau apek)

Posted at 06:39 pm by diesel81
Comments (1)  

Tuesday, September 21, 2004
Kota Hujanku

 

KOTA HUJANKU
 
semua kisahku berawal dari sini
di kota yang indah ini
dimana semua hari kulalui
dengan penuh tawa dan canda
Hujan selalu temani hari-hariku
Namun ia tak pernah hentikan langkah-langkahku
menapaki jalan setapak ini
menyusuri sungai kecil ini
diiringi percikan air...air...ini...
 
Kota Hujanku...sirami aku...
dengan hangat dan tulus cintamu...
Kota Hujanku...iringi aku...
tuk menggapai semua cita dan cintaku...

 
(Bogor, Kota Hujan, Pada suatu hari di tahun 2005)

Next Page


diesel81
June 13th
Male
Bogor
Sekedar menulis... Bukan membuat sebuah buku... Walau ingin aku... Menerbitkan hasil karyaku...
Profile Penulis Blog:
Nama : Dimas Satya Lesmana
Panggilan : Dimas atau dee! atau cyberdee! atu Ijim
TTL : Bogor, 13 Juni 1981
Pendidikan : Sarjana Teknik Kimia
Pekerjaan : Country Representative Chemwatch in Indonesia
   

<< May 2012 >>
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
 01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31

JADWAL WAKTU SHOLAT HARI INI Lokasi Solah
BANDUNG
 Aha 22 Jan 2006 
 22 Zulhijjah 1426 
  Subuh  4:26 AM  
  Syuruk  5:49 AM  
  Zohor  12:04 PM  
  Asar  3:25 PM  
  Maghrib  6:14 PM  
  Isyak  7:29 PM  
www.mukmin.info

If you want to be updated on this weblog Enter your email here:



rss feed